<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><rss xmlns:atom='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0' version='2.0'><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224</atom:id><lastBuildDate>Sat, 24 Mar 2012 05:17:22 +0000</lastBuildDate><title>RAPI KOTA MALANG</title><description></description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>64</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-6876999202410729639</guid><pubDate>Sat, 28 Jan 2012 00:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2012-01-27T17:01:38.974-08:00</atom:updated><title>PENEMU RADIO AKTIF</title><description>&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Radioaktif ditemukan ilmuwan Prancis Henri Becquerel pada 1896. Dengan percobaan senyawa uranium yang memancarkan sinar tampak yang bisa menembus bahan yang tidak tembus cahaya, dan mempengaruhi emulsi fotografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-IdGCQgl5By8/TyNIZ2wEQTI/AAAAAAAAAOo/EuP4ZSKlKw0/s1600/itop_270608010250.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 176px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-IdGCQgl5By8/TyNIZ2wEQTI/AAAAAAAAAOo/EuP4ZSKlKw0/s200/itop_270608010250.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702481162212229426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian penelitian ini dilanjutkan oleh Marie Curie pada tahun yang sama, pencetus bahwa inti uranium dapat memancarkan suatu partikel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-6YKbxrigz6s/TyNIuiWuGxI/AAAAAAAAAO0/RHysLmqtT7I/s1600/MarieCurie.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 165px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-6YKbxrigz6s/TyNIuiWuGxI/AAAAAAAAAO0/RHysLmqtT7I/s200/MarieCurie.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5702481517514464018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marie Curie adalah ahli fisika dan kimia yang berasal Prancis dan Polandia. Dia terkenal karena menemukan berbagai elemen baru, termasuk radium dan polonium, juga teori radioaktivitas dan isolasi isotop radioaktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia meninggal karena anemia aplastik pada 4 Juli 1934. Anemia aplastik adalah salah satu jenis anemia yang ditandai adanya pansitopenia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pansitopenia merupakan istilah akibat sumsum tulang yang gagal membentuk sel-sel darah karena induksi obat, virus, maupun paparan zat kimia. Pada kasus meninggalnya Curie, anemia aplastik yang menjangkitnya berkaitan erat dengan radiasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek radiasi ion ini merusak dirinya, karena banyak karya-karyanya yang telah diteliti tanpa pengamanan. Termasuk dalam melakukan ujicoba tube berisi isotop radioaktif, yang menghasilkan cahaya biru-hijau ketika zat tersebut dimasukkan ke ruangan gelap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source: http://teknologi.inilah.com/read/detail/1346072/penemu-radioaktif-ikut-tewas-bersama-temuannya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-6876999202410729639?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2012/01/penemu-radio-aktif.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-IdGCQgl5By8/TyNIZ2wEQTI/AAAAAAAAAOo/EuP4ZSKlKw0/s72-c/itop_270608010250.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-880028737456435719</guid><pubDate>Sun, 19 Jun 2011 01:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-18T18:59:04.320-07:00</atom:updated><title>SPEKTRUM</title><description>&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Spektrum adalah sebuah keadaan atau harga yang tidak terbatas hanya pada suatu set harga saja tetapi dapat berubah secara tak terbatas di dalam sebuah kontiyum. Kata ini ber-evolusi dari bahasa Inggris kuno spectre yang berarti hantu, tetapi arti modern sekarang berasal dari penggunaannya dalam ilmu alam.&lt;br /&gt;Penggunaan pertama kata spektrum dalam ilmu alam adalah di bidang optik untuk menggambarkan pelangi warna dalam cahaya tampak ketika cahaya tersebut terdispersi oleh sebuah prisma, dan sejak itu diterapkan sebagai analogi di berbagai bidang lain. Kini istilah itu dipakai juga untuk menggambarkan rentang keadaan atau kelakuan yang luas yang dikelompokkan bersama dan dipelajari di bawah sebuah topik untuk kemudahan diskusi, misalnya 'spektrum opini politik', atau 'spektrum kerja dari sebuah obat', dan lain sebagainya. Pada penggunaan ini, harga-harga di dalam sebuah spektrum tidak perlu digambarkan secara tepat sebagai sebuah bilangan sebagaimana dalam bidang optik.&lt;br /&gt;Dalam penggunaan spektrum yang paling modern, terdapat 'tema pemersatu' di antara ekstrem-ekstrem di kedua ujung.&lt;br /&gt;Arti modern dalam ilmu fisika&lt;br /&gt;Pada abad 17 kata spektrum diperkenalkan ke dalam bidang optika, untuk merujuk pada rentang warna yang teramati ketika cahaya putih terdispersi oleh sebuah prisma. Segera istilah tersebut merujuk pada plot intensitas cahaya sebagai fungsi dari frekuensi atau panjang gelombang.&lt;br /&gt;Istilah spektrum kemudian segera diterapkan untuk gelombang-gelombang lain, seperti gelombang suara, dan sekarang diterapkan untuk semua sinyal yang dapat diuraikan ke dalam komponen-komponen frekuensi. Sebuah spektrum biasanya adalah plot 2 dimensi dari sekumpulan sinyal, menggambarkan komponen-komponennya dengan ukuran lain. Kadang-kadang, kata spektrum merujuk pada kumpulan sinyal itu sendiri, seperti pada "spektrum cahaya tampak", yang merupakan gelombang elektromagnetik yang dapat dikesani oleh mata manusia. Cahaya yang dilewatkan pada sebuah prisma terpisahkan ke dalam warna-warna berdasarkan panjang gelombang. Warna ungu di salah satu ujung memiliki panjang gelombang terpendek dan merah di ujung lainnya memiliki panjang gelombang terpanjang. Urutan warna dari panjang gelombang panjang ke pendek adalah merah, jingga, kuning, hijau, biru, ungu. Ketika panjang gelombang diperpanjang melewati cahaya merah, akan didapati inframerah, gelombang mikro dan radio. Ketika panjang gelombang diperpendek melewati cahaya ungu, didapati ultraungu, sinar-x, dan sinar gamma.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-880028737456435719?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2011/06/spektrum.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-262574065104989768</guid><pubDate>Fri, 10 Jun 2011 00:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-09T17:36:09.448-07:00</atom:updated><title>CUCI OTAK? APA BISA YA</title><description>&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;    “Masyarakat lebih mengenalnya cuci otak. Lho kok otak bisa dicuci? Padahal komponen terbesar dari otak adalah air. Hehehe”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik sekali kasus yang akhir-akhir ini dibicarakan di media mengenai fenomena cuci otak. Salah satunya adalah kasus Lian yang merupakan salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sebuah kementerian. Cuci otak merupakan istilah yang sering digunakan oleh masyarakat untuk menyebut sebuah fenomena psikologis yang sebetulnya masuk akal. Dalam psikologi sosial kita menyebutnya sebagai indoktrinasi intensif yang merupakan salah satu bentuk pengaruh sosial. Baron dan Byrne menjelaskan indoktrinasi intensif sebagai proses yang dilewati individu untuk menjadi bagian dari kelompok ekstrem dan menerima belief (kepercayaan) dan aturan dari kelompok tanpa bertanya-tanya serta berkomitmen tinggi. Indoktrinasi intensif merupakan pengaruh sosial yang dipaksakan. Jadi agak berbeda dengan kelompok yang anggotanya masuk secara sukarela tanpa paksaan.Dalam kasus Lian, kelompok yang dimaksud adalah Negara Islam Islamiyah (NII) yang bagi kebanyakan masyarakat dicap sebagai aliran yang menyesatkan islam, karena dalam aliran ini justru ibadah wajib seperti sholat boleh tidak dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indoktrinasi positif memiliki beberapa tahapan agar calon anggotanya mampu menerima tata nilai dan aturan yang berlaku dalam kelompok tersebut. Tahapn-tahapan itu antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Softening-up (tahap pelunakan) yaitu merupakan tahap awal dimana calon anggota berada diisolir dari lingkungan sekitar. Itulah mengapa Lian sempat dinyatakan hilang, karena sebetulnya NII berupaya untuk menghilangkan pengaruh dari orang-orang terdekatnya yang berpotensi menggagalkan upaya doktrin. Proses mengisolasi Lian juga berfungsi agar ia bingung, kehilangan orientasi dan lelah sehingga penyampaian pesan dapat berjalan sesuai rencana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Compliance (tahap kesepakatan) yaitu tahap dimana calon anggota diminta untuk menerima pesan dan norma dari kelompok. Dalam keadaan yang tanpa orientasi serta lelah, ada kemungkinan calon anggota menerima norma dan doktrin dari kelompok ekstrem tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tahap Internalisasi yaitu tahap ketika calon anggota perlahan-lahan meyakini kebenaran dari pesan serta kepercayaan yang ada di dalam kelompok tersebut. Calon anggota mulai menerima pandangan-pandangan kelompok dan mulai ada ‘ketertarikan’ untuk menjadi bagian dari kemompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tahap Konsolidasi yaitu tahap dimana anggota baru sudah secara resmi menjadi bagian dari anggota kelompok. Oleh karena itu ia wajib melakukan tindakan-tindakan tertentu untuk keberlangsungan anggotanya. Bahkan anggota baru ini nekat melakukan apapun, termasuk menyumbangkan materi dengan cara yang haram seperti mencuri. Begitu kuatnya pengaruh doktrinasi sehingga banyak korbannya memiliki sikap yang berbeda 180 derajat kepada orang-orang yang dulu pernah dekat seperti keluarga dan sahabatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus Lian, ia ditemukan di sebuah masjid di kawasan Puncak, Bogor, dalam keadaan linglung dan lupa terhadap keluarganya. Sampai saat ini keterangan yang saya peroleh dari media memang masih sangat minim mengingat Lian masih belum pulih benar. Kasus Lian memang bukan kali pertama terjadi. Di kampus saya pun konon banyak korban dari aliran X yang menyerupai gerakan laten NII.Modusnya sama, mulai dari mengisolasi calon anggota dari lingkungan sekitar hingga sampai tahap konsolidasi. Ketika itu orang-orang terdekat korban mengaku bahwa korban sering meminjam uang dengan tujuan yang tidak jelas. Begitu kuatnya doktrin hingga seseorang nekat berbuat apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah setiap usaha indoktrinasi intensif itu selalu buruk? Menurut saya tidak selalu. Organisasi militer sepeti tentara atau polisi menerapkan cara seperti ini. Itu sebabnya proses pendidikan hingga di lantik menjadi tentara biasanya berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun dengan areal yang terbatas bagi masyarakat umum maupun keluarga. Sementara ketika pendidikan berlangsung, doktrin diberlakukan secara rutin dan intensif, termasuk doktrin yang mengharuskan mereka siap mengorbankan nyawa demi negara. Proses indoktrinasi dalam lingkup militer memang lebih mudah mengingat para calon anggotanya masuk secara sukarela. Hehehhehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, menurut pikiran hemat saya, iman yang kuat, dan rasa percaya diri yang tinggi (bukan berlebih lho) merupakan senjata yang ampuh untuk mencegah kelompok-kelompok ekstrim mengincar kita. Tanpa bermaksud bias gender, mayoritas korban dari indoktrinasi intensif pada kelompok semacam NII adalah wanita. Silakan anda jawab sendiri alasannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-262574065104989768?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2011/06/cuci-otak-apa-bisa-ya.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-4001666438583560019</guid><pubDate>Sat, 04 Jun 2011 13:12:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-06-04T06:17:19.796-07:00</atom:updated><title>REMAJA DAN PERGAULAN BEBAS SERTA SOLUSINYA</title><description>Pengertian Remaja, Pemuda dan Kedewasaan&lt;br /&gt;Remaja adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anak-anak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa. Remaja merupakan masa peralihan antara masa anak dan masa dewasa yang berjalan antara umur 12 tahun sampai 21 tahun.&lt;br /&gt;Remaja dalam bahas Inggris disebut "teenager" yakni manusia usia 13-19 tahun, dimana usia tersebut merupakan perkembangan untuk menjadi dewasa untuk itu peran orang tua disini betul betul dibutuhkan, karena kalau tidak diarahkan sesuai dengan kaidah agama dan nilai etika yang baik pasti cenderung terjerumus ke hal-hal yang negatif.&lt;br /&gt;Pemuda adalah manusia yang berusia 15 – 30 tahun, secara biologis yaitu manusia yang sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kedewasaan seperti adanya perubahan fisik, dan secara agama adalah manusia yang sudah memasuki fase aqil baligh yang ditandai dengan mimpi basah bagi pria biasanya pada usia 11 – 15 tahun dan keluarnya darah haid bagi wanita biasanya saat usia 9 – 13 tahun.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini kita akan mengeneralisir bahasan pemuda dan remaja dengan menyebutnya sebagai upaya menanggulangi remaja dari malakukan perbuatan yang negatif serta upaya membentenginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembinaan remaja&lt;br /&gt;Pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0323/U/1978 tanggal 28 Oktober 1978. Maksud dari pola pembinaan dan pengembangan generasi muda adalah agar semua pihak yang turut serta dan berkepentingan dalam penanganannya benar-benar menggunakan sebagai pedoman sehingga pelaksanaannya dapat terarah, menyeluruh dan terpadu serta berlangsung secara terus-menerus.&lt;br /&gt;Oleh karena itu pada tahapan dan pembinaannya, melalui proses kematangan dirinya dan belajar pada berbagai media sosialisasi yang ada di masyarakat sehingga diharapkan pemuda dapat hidup ditengah-tengah masyarakat dan memiliki motivasi sosial yang tinggi. Oleh karena itu penting adanya pemberdayaan karang taruna guna meningkatkan peran serta pemuda dalam kehidupan bermasyarakat.&lt;br /&gt;Dalam hal ini Pembinaan dan pengembangan generasi muda menyangkut dua pengertian pokok yaitu :&lt;br /&gt;a. Generasi muda sebagai subyek pembinaan dan pengembangan adalah mereka yang telah memiliki bekal-bekal dan kemampuan serta landasan untuk dapat mandiri dalam keterlibatannya secara fungsional bersama potensi lainnya, guna menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi bengsa dalam rangka kehidupan berbangsa dan bernegara serta pembangunan nasional.&lt;br /&gt;b. Generasi muda sebagai obyek pembinaan dan pengembangan ialah mereka yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan ke arah pertumbuhan potensi dan kemampuan –kemampuannya ke tingkat yang optimal dan belum dapat bersikap mandiri yang melibatkan secara fugsional.&lt;br /&gt;Selain peranannya yang begitu besar, generasi muda juga menghadapi banyak masalah. Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Sakhyan Asmara memaparkan 10 masalah yang dihadapi pemuda Indonesia saat ini. Masalah-masalah karakter pemuda itu antara lain masih maraknya tindak kekerasan dikalangan pemuda, adanya kecenderungan sikap ketidakjujuran yang semakin membudaya, berkembangnya rasa tidak hormat pada orang tua, guru dan pemimpin;, sikap rasa curiga dan kebencian satu sama lain.&lt;br /&gt;Selain itu, dalam karakter para pemuda juga didapati kecenderungan penggunaan bahasa Indonesia dengan semakin memburuk; berkembangnya perilaku menyimpang di kalangan pemuda (narkoba, pornoaksi /pornografi, dll), kecenderungan mengadopsi nilai-nilai budaya asing dan melemahnya idealisme, patriotisme serta mengendapnya spirit of the nation, meningkatnya sikap pragmatisme dan hedonisme, serta kecenderungan semakin kaburnya pedoman moral yang berlaku dan sikap acuh tak acuh terhadap ajaran agama.&lt;br /&gt;Potensi-potensi yang ada pada generasi muda perlu dikembangkan adalah :&lt;br /&gt;a) Idealisme dan daya kritis&lt;br /&gt;b) Dinamika dan kreatifitas&lt;br /&gt;c) Keberanian mengambil resiko&lt;br /&gt;d) Optimis kegairahan semangat&lt;br /&gt;e) Sikap kemandirian dan disiplin murni&lt;br /&gt;f) Terdidik&lt;br /&gt;g) Keanekaragaman dalam persatuan dan kesatuan&lt;br /&gt;h) Patriotisme dan nasionalisme&lt;br /&gt;i) Sikap kesatria&lt;br /&gt;Potensi yang dimiliki oleh generasi muda diharapkan mampu meningkatkan peran dan memberikan kontribusi dalam mengatasi persoalan bangsa. Persoalan bangsa, bahkan menuju pada makin memudarnya atau tereliminasinya jiwa dan semangat bangsa, sebagaimana yang dimaksudkan Socrates sebagai discovery of the soul . Berbagai gejala sosial dengan mudah dapat dilihat, mulai dari rapuhnya sendi-sendi kehidupan masyarakat, rendahnya sensitivitas sosial, memudarnya etika, lemahnya penghargaan nilai-nilai kemanusiaan, kedudukan dan jabatan bukan lagi sebagai amanah penederitaan rakyat, tak ada lagi jaminan rasa aman, mahalnya menegakan keadilan dan masih banyak lagi problem sosial yang kita harus selesaikan.&lt;br /&gt;Hal ini harus menjadi catatan agar pemuda lebih memiliki daya sensitivitas, karena bangsa ini sesungguhnya sedang menghadapi problem multidimensi yang serius, dan harus dituntaskan secara simultan tidak fragmentasi. Oleh karena itu, rekonstruksi nilai-nilai dasar bangsa ke depan perlu bberapa langkah strategis dalam mengatasi persoalan bangsa ; pertama, komitmen untuk meningkatkan kemandirian dan martabat bangsa. Kemandirian dan martabat bangsa Indonesia di mata dunia adalah terpompanya harga diri bangsa. Seluruh aktivitas pembangunan sejauh mungkin dijalankan berdasar kemampuan sendiri, misalnya dengan menegakkan semangat berdikari.&lt;br /&gt;Kedua, harmonisasi kehidupan sosial dan meningkatkan ekspektasi masyarakat sehingga berkembang mutual social trust yang berawal dari komitmen seluruh komponen bangsa. Pelaksanaan hukum, sebagai benteng formal untuk mengatasi korupsi, tidak boleh dipaksa tunduk pada kemauan pribadi pucuk pimpinan negara. Ketiga, penyelenggara negara dan segenap elemen bangsa harus terjalin dalam satu kesatuan jiwa Kata kucinya adalah segera terwujudnya sistem kepemimpinan nasional yang kuat dan berwibawa di mata rakyat yang memiliki integritas tinggi (terpercaya, jujur dan adil), adanya kejelasan visi (ke depan) pemimpin yang jelas dan implementatif, pemimpin yang mampu memberi inspirasi (inspiring) dan mengarahkan (directing) semangat rakyat secara kolektif, memiliki semangat jihad, komunikatif terhadap rakyat, mampu membangkitkan semangat solidaritas (solidarity maker) atau conflict resolutor.&lt;br /&gt;Dan untuk pemuda, mereka harus mampu memperjuangkan sistem nilai-nilai yang merepresentasikan aspirasi, sensitivitas dan integritas para generasi muda terhadap gejala ketidakadilan yang terjadi di masyarakat&lt;br /&gt;Para pemuda/generasi muda merupakan kelompok penekan yang memiliki posisi untuk mengawal dan mengontrol jalannya sistem pemerintahan sesuai dengan harapan masyarakat Dilihat dari sejarah, mahasiswa dan generasi mudalah yang senantiasa menjadi tonggak dalam pendorong perubahan. Termasuk diantaranya adalah dalam peristiwa rengasdenglok yang berujung pada proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini. Generasi muda mempunyai andil yang sangat besar dalam berjalannya sebuah Negara. Tapi, disamping perannya tersebut, generasi muda pula merupakan penyebab masalah yang serius. Maka dari itu perlulah untumembina dan mengembangkan potensi generasi muda muda kearah positif. Misalnya dalam wadah Karang Taruna. Sehingga kegiatan-kegiatan generasi muda dapat tersalur kearah yang baik, dan mampu melahirkan generasi muda yang berguna. Sedang untuk mahasiswa, lebih baik bila mereka diarahkkan untuk menngikuti kegiatan ekstrakurikuler, sehingga mereka dapat menyalurkan kontribusinya dan tidak terjerumus ke tindakan yang negative. Karena disadari atau tidak kegiatan-kegiatan semacam ini dapat meminimalisir terjadinya hal-hal negatif oleh para generasi muda termasuk mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses Sosialisasi Remaja&lt;br /&gt;Sepanjang hidupnya, manusia belajar untuk mengolah perasaan, hasrat, nafsu, dan emosi agar dapat membentuk kepribadiannya sesuai nilai-nilai dan pandangan hidup yang terjadi dalam masyarakat. Kebudayaan tidak diterima manusia sebagai warisan, tetapi melalui proses belajar yang terus berlangsung sepanjang hidupnya. Di dalam masyarakat ada nilai-nilai dan norma yang dianggap sebagai bagian dari kebudayaan. Proses internalisasi nilai-nilai dan morma ini akan menentukan apakah seorang individu berhasil dicegah melakukan perbuatan criminal atau tindakan yang tidak sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku, seperti mencuri, merampok, dan berzinah.&lt;br /&gt;Selain belajar untuk mengenal lingkungan , berpartisipasi didalamnya, dalam proses sosialisasi ini sebenarnya seorang individu juga belajar untuk menghayati kebudayaannya terkait dengan norma, nilai-nilai dan norma yang dianut oleh masyarakat. Apa yang diajarkan dan dikenalkan orangtua kepada anaknya sejak kecil seperti, menghormati orang tua, berlaku jujur, rajin berdoa, rajin belajar, dan sopan saat makan dan berbicara merupakan contoh-contoh sosialisasi.&lt;br /&gt;Proses kehidupan yang dialami oleh para pemuda tiap hari baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat membawa pengaruh yang besar pula dalam membina sikap untuk dapat hidup di masyarakat. Proses demikian itu bisa disebut dengan istilah sosialisasi, proses sosialisasi itu berlangsung sejak anak ada di dunia dan terus akan berproses hingga mencapai titik kulminasi.&lt;br /&gt;jadi jelaslah sekarang keragaman pemuda dilihat dari kesempatan pendidikannya serta dihubungkan dengan keragaman penduduk dalam suatu wilayah, maka proses sosialisasi yang dialami oleh para pemuda sangat rumit. Sehubungan dengan perkembangan individu pemuda itu sendiri dan dalam rangka melepaskan diri dari ketergantungan pada orang tua, maka pengalaman-pengalaman yang dialainya itu kadang membingungkan dirinya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Macam – macam pemuda dan perannya dalam masyarakat&lt;br /&gt;Remaja adalah suatu generasi yang dipundaknya terbebani berbagai macam – macam harapan, terutama dari generasi lainnya. Hal ini dapat dimengerti karena pemuda diharapkan sebagai generasi penerus, generasi yang akan melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya, generasi yang mengisi dan melanjutkan estafet pembangunan.&lt;br /&gt;Di dalam masyarakat, pemuda merupakan satu identitas yang potensial. Kedudukannya yang strategis sebagai penerus cita – cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya&lt;br /&gt;1. Jenis pemuda urakan&lt;br /&gt;Yaitu pemuda yang tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan–perubahan dalam masyarakat. Tidak ingin untuk mengadakan perubahan dalam kebudayaan, akan tetapi ingin kebebasan bagi dirinya sendiri, kebebasan untuk menentukan kehendak diri sendiri.&lt;br /&gt;2. Jenis pemuda nakal&lt;br /&gt;Pemuda-pemuda ini tidak ingin, tidak berminat dan tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat ataupun kebudayaan, melainkan berusaha memperoleh manfaat dari masyarakat dengan menggunakan tindakan yang mereka anggap menguntungkan dirinya tetapi merugikan masyarakat.&lt;br /&gt;3. Jenis Pemuda Radikal&lt;br /&gt;Pemuda-pemuda radikal berkeinginan untuk mengadakan perubahan revolusioner. Mereka tidak puas, tidak bisa menerima kenyataan yang mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka berusaha baik secara lisan maupun tindakan rencana jangka panjang asal saja keadaan berubah sekarang juga.&lt;br /&gt;4. Jenis Pemuda Agamis&lt;br /&gt;Pemuda yang dalam setiap tingkah lakunya sehari – hari selalu berpegang teguh terhadap agamanya. Melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda dalam pandangan Islam&lt;br /&gt;Dalam kaidah bahasa Qurani pemuda atau yang disebut “asy-syabab”didefinisikan dalam ungkapan sifat dan sikap seperti:&lt;br /&gt;1. Berani merombak dan bertindak revolusioner terhadap tatanan sistem yang rusak.&lt;br /&gt;Seperti kisah pemuda (Nabi) Ibrahim. “Mereka berkata: ‘Siapakah yang (berani) melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami? Se¬sungguhnya dia termasuk orang orang yang zalim, Mereka berkata: ‘Kami dengar ada seorang pemuda yang (berani) mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim.” (QS.Al¬-Anbiya, 21:59-60).&lt;br /&gt;2. memiliki standar moralitas (iman), berwawasan, bersatu, optimis dan teguh dalam pendirian serta konsisten dalam dengan perkataan.&lt;br /&gt;Seperti tergambar pada kisah Ash-habul Kahfi (para pemuda penghuni gua).“Kami ceritakan kisah me¬reka kepadamu (Muhammad) dengan sebenarnya. Sesungguhnya mereka itu adalah pemuda.pe¬muda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami tambah¬kan kepada mereka petunjuk; dan Kami telah meneguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri, lalu mereka mengatakan: “Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, se¬sungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran” (QS.18: 13-14).&lt;br /&gt;3. seorang yang tidak berputus-asa, pantang mundur sebelum cita-citanya tercapai.&lt;br /&gt;Seperti digambarkan pada pribadi pemuda (Nabi) Musa. “Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai kepertemuan dua buah lautan; atau aku akan ber¬jalan sampai bertahun-tahun” (QS. Al-Kahfi,18 : 60).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips menghindarkan remaja dari hal negatif&lt;br /&gt;Menghindari remaja dari hal-hal yang negatif tidak semudah yang kita bayangkan. Meskipun terlihat tidak mudah, tapi sebagai pemilik kehormatan diri tentu akan berjuang keras untuk mengindarinya.&lt;br /&gt;1. Pondasi keimanan yang kuat dan sehat.&lt;br /&gt;Apapun agama kita, menjadi pribadi dengan karakter iman yang kuat dan sehat akan membentengi kita dari pergaulan bebas. Memperkuat iman sangat penting, karena dengan norma agama membantu kita saat kita dalam kelalaian.&lt;br /&gt;2. Memilih teman pergaulan.&lt;br /&gt;Baik atau tidaknya teman kita mempengaruhi pandangan orang lain terhadap diri kita.&lt;br /&gt;3. Menjaga hubungan baik dengan kedua orang tua.&lt;br /&gt;Ridho Allah terletak pada ridhonya orang tua. Kalau orang tua memberikan nasehat yang baik maka wajib diikuti, jika nasehat yang diberikan menentang apa yang telah diperintahkan oleh Allah maka tidak wajib diikuti.&lt;br /&gt;4. Hindari mendengarkan dan menyaksikan hal-hal negatif.&lt;br /&gt;Terbiasa mendegarkan dan menyaksikan hal bisa memancing kita dan cenderung untuk meniru secara sadar maupun tidak.&lt;br /&gt;5. Hindari pembicaraan yang mengarah kepada hal negatif.&lt;br /&gt;Lekas hindari dan ambil topik lain yang lebih baik untuk dibicarakan.&lt;br /&gt;6. Untuk orang yang sudah mampu dan memiliki hasrat agar segera menikah. Carilah pasangan yang sekufu’ dan segera saja menikah. Jika belum ada pasangan yang cocok, harus selalu menahan hasrat bagaimanapun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara mengatasi pergaulan bebas.&lt;br /&gt;Banyak orang menilai, salah satu sebab munculnya pergaulan bebas ini dikarenakan efek industri televisi dan film. Melalui media tersebut nilai-nilai ketimuran sudah hilang, tergantikan dengan kiblat kebudayaan barat yang terus menerus dijadikan patokan untuk diikuti oleh remaja kita. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan, bagaimana nasib bangsa ke depan kalau budaya ketimuran sudah hilang.&lt;br /&gt;Nah, ada beberapa upaya serius yang bisa dilakukan untuk menanggulangi hal tersebut. Berikut cara mengatasi bergaulan bebas ini:&lt;br /&gt;1. Menanamkan Nilai Ketimuran&lt;br /&gt;Kalangan remaja kita kebanyakan sudah tak mengindahkan lagi akan pentingnya nilai-nilai ketimuran. Tentu saja nilai ketimuran ini selalu berkaitan dengan nilai Keislaman yang juga membentuk akar budaya ketimuran.&lt;br /&gt;2. Nilai yang bersumberkan pada ajaran spiritualitas agama ini perlu dipegang.&lt;br /&gt;Termasuk meningkatkan derajat keimanan dan moralitas pemeluknya. Dengan dipegangnya nilai-nilai ini, harapannya mereka khususnya kalangan muda akan berpikir seribu kali untuk terjun ke dunia pergaulan bebas.&lt;br /&gt;3. Mengurangi Menonton Televisi&lt;br /&gt;Televisi idealnya bisa menjadi sarana mendapatkan informasi yang mendidik dan bisa meningkatkan kualitas hidup seseorang. Namun, kenyataannya, saat ini harapan itu sangat jauh. Televisi kita terutama stasiun televisi swasta, mereka lebih banyak menampilkan acara hiburan, maupun sinetron-sinetron yang menawarkan nilai-nilai gaya hidup bebas, hedonis.&lt;br /&gt;Begitu juga beragam tayangan infotainment yang kadang menayangkan acara perselingkuhan, sex bebas di kalangan artis. Dengan demikian, kisah pergaulan bebas bukan menjadi hal yang tabu lagi. Makanya, tak ada langkah yang lebih manjur selain mengurangi menonton televisi ini karena lambat laun otak akan teracuni oleh nilai-nilai yang sebenarnya sangat negatif.&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan informasi, kalangan muda bisa mengalihkan perhatian dengan membaca koran, majalah maupun buku-buku. Pekerjaan yang agak berat memang, tapi jauh lebih produktif daripada kebanyakan menonton televisi yang tidak jelas dan cenderung merusak akal sehat pikiran.&lt;br /&gt;4. Banyak Beraktivitas Secara Positif&lt;br /&gt;Cara ini menurut berbagai penelitian sangat efektif dijalankan. Pergaulan bebas, biasanya dilakukan oleh kalangan muda yang banyak waktu longgar, banyak waktu bermain, bermalam minggu. Nah, untuk mengantisipasi hal tersebut, mengalihkan waktu untuk kegiatan lewat hal-hal positif perlu terus dikembangkan.&lt;br /&gt;Misalnya dengan melibatkan anak muda dalam organisasi-organisasi sosial, menekuni hobinya dan mengembangkannya menjadi lahan bisnis yang menghasilkan, maupun mengikuti acara-acara kreatifitas anak-anak muda. Dengan demikian, waktu mudanya akan tercurahkan untuk hal-hal positif dan sedikit waktu untuk memikirkan hal-hal negatif seperti pergaulan bebas tersebut.&lt;br /&gt;5. Sosialisasi Bahaya Pergaulan Bebas&lt;br /&gt;Di kalangan muda, pergaulan bebas sering dilakukan karena bisa jadi mereka tidak tahu akibat yang ditimbulkannya. Seperti misalnya penyakit kelamin yang mematikan. Nah, sosialisasi hal ini. Informasi-informasi mengenai bahaya yang ditimbulkan akibat pergaulan bebas ini perlu terus disebarkan di kalangan muda.&lt;br /&gt;Harapannya, mereka juga punya informasi sebagai bahan pertimbangan akal sehatnya. Jika informasi tersebut belum didapatkan ada kemungkinan mereka akan terus melakukan pergaulan bebas semau mereka. Tapi, kalau informasi sudah didapatkan tapi mereka tetap nekad melakukan itu persoalan lain lagi. Sepertinya perlu ada penanganan khusus, apalagi yang sudah terang-terangan bangga melakukan pergaulan bebas.&lt;br /&gt;6. Menegakkan Aturan Hukum&lt;br /&gt;Bagi yang bangga tersebut, tak ada hal lain yang bisa menghentikan selain adanya perangkat hukum dan aturan hukum yang bisa menjeratnya. Setidaknya sebagai efek jera. Yang demikian harus dirumuskan dan dilaksanakan melalui hukum yang berlaku di negara kita. Langkah ini sebagai benteng terakhir untuk menyelamatkan anak-anak muda dari amoralitas karena perilaku pergaulan bebas yang lambat laun otomatis akan merusak bangsa ini.&lt;br /&gt;7. Munakahat&lt;br /&gt;Munakahat atau menikah. Cara ini efektif sekali. Kalau masih belum bisa, cara lain adalah dengan berpuasa. Inilah yang ditawarkan oleh Islam sebagai salah satu solusi atas pergaulan bebas.&lt;br /&gt;Itulah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi adanya pergaulan bebas khususnya di kalangan remaja. Usaha-usaha untuk pencegahan sudah semestinya terus dilakukan untuk menyelamatkan generasi muda kita. Agar lebih bermoral, agar lebih bisa diandalkan untuk kebaikan negara ke depan.&lt;br /&gt;Semoga berguna. Wassalam..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-4001666438583560019?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2011/06/remaja-dan-pergaulan-bebas-serta.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-2757159897747021017</guid><pubDate>Wed, 02 Mar 2011 04:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-03-08T22:50:20.173-08:00</atom:updated><title>RPU</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-b5-qZAXBu6k/TXBFGpV9owI/AAAAAAAAAOU/6XZrtWe4Mx8/s1600/lokasi2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-b5-qZAXBu6k/TXBFGpV9owI/AAAAAAAAAOU/6XZrtWe4Mx8/s200/lokasi2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5580035918791549698" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-sZtpWF_IOUc/TXBDtZkSxTI/AAAAAAAAAOM/A0oYd37ujgY/s1600/lokasi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-sZtpWF_IOUc/TXBDtZkSxTI/AAAAAAAAAOM/A0oYd37ujgY/s200/lokasi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5580034385548330290" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jarak vila bukit tidar ke lokasi RPU = 17.8 km (11.1 miles)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi RPU Rapi Wilayah 31 Kota Malang&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-d50lzK6Hd50/TW3OTR0i0bI/AAAAAAAAANk/d0K9cra8T5g/s1600/Image%2528047%2529.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-d50lzK6Hd50/TW3OTR0i0bI/AAAAAAAAANk/d0K9cra8T5g/s200/Image%2528047%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5579342343978537394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-93rm9Q5M4A8/TXBCxpD8YtI/AAAAAAAAAOE/5yJSAGjBfhE/s1600/Image%2528036%2529%2Bcopy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-93rm9Q5M4A8/TXBCxpD8YtI/AAAAAAAAAOE/5yJSAGjBfhE/s200/Image%2528036%2529%2Bcopy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5580033358915461842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MAS ARDY "KENTHUNG SURINDU" DAN MAS RAIMON (RA MONITOR) "SUGONDRONG PREMAN JABUNG" nyiapin alat pancing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-RFMvc_-t_OM/TXcjAd4mVnI/AAAAAAAAAOc/tf6pDbc-BZU/s1600/Image%2528045%2529.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-RFMvc_-t_OM/TXcjAd4mVnI/AAAAAAAAAOc/tf6pDbc-BZU/s200/Image%2528045%2529.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5581968754078013042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;AWAKU REK........ MELASSSSSSS&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-2757159897747021017?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2011/03/rpu.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-b5-qZAXBu6k/TXBFGpV9owI/AAAAAAAAAOU/6XZrtWe4Mx8/s72-c/lokasi2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-2115192751092604314</guid><pubDate>Mon, 28 Feb 2011 06:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-27T22:39:25.356-08:00</atom:updated><title>reuni keluarga "ki"</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-orpJiLYBdgU/TWtC8gNMGAI/AAAAAAAAANU/vfBpSi7ElwI/s1600/Image%2528037%2529%2Bcopy.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-orpJiLYBdgU/TWtC8gNMGAI/AAAAAAAAANU/vfBpSi7ElwI/s200/Image%2528037%2529%2Bcopy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578626170633328642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;ini foto reuni keluarga "ki" anggota RAPI Wilayah 31 Kota Malang di NGENEP, Kr. Ploso Kab. Malang, Jawa Timur, Indonesia, Asia Tenggara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-2115192751092604314?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2011/02/reuni-keluarga-ki.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-orpJiLYBdgU/TWtC8gNMGAI/AAAAAAAAANU/vfBpSi7ElwI/s72-c/Image%2528037%2529%2Bcopy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-7301573273823040572</guid><pubDate>Tue, 22 Feb 2011 09:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-22T01:08:58.064-08:00</atom:updated><title>Core Repeater 2 meter Band</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-BdjSU3A8Ydk/TWN9AQgNB5I/AAAAAAAAANM/F0p1ufPS8mA/s1600/core.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 120px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-BdjSU3A8Ydk/TWN9AQgNB5I/AAAAAAAAANM/F0p1ufPS8mA/s200/core.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576438206998316946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;skema core sederhana untuk repeater 2 meter band&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-7301573273823040572?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2011/02/core-repeater-2-meter-band.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-BdjSU3A8Ydk/TWN9AQgNB5I/AAAAAAAAANM/F0p1ufPS8mA/s72-c/core.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-8858513227409735531</guid><pubDate>Mon, 07 Feb 2011 00:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2011-02-06T16:47:02.787-08:00</atom:updated><title>SELAMAT</title><description>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SEGENAP PENGURUS&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;RADIO ANTAR PENDUDUK INDONESIA&lt;br /&gt;WILAYAH 31 KOTA MALANG&lt;br /&gt;MENGUCAPKAN &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT DAN SUKSES ATAS JALANNYA MUSYAWARAH KE 5 &lt;br /&gt;RADIO ANTAR PENDUDUK INDONESIA &lt;br /&gt;WILAYAH 06 GRESIK&lt;br /&gt;TANGGAL 6 FEBRUARI 2011&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SELAMAT ATAS TERPILIHNYA&lt;br /&gt;BPK. JUYANA (ACOK)&lt;br /&gt;JZ 13 BLO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEBAGAI KETUA TERPILIH &lt;br /&gt;RAPI WIL. 06 GRESIK&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-8858513227409735531?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2011/02/selamat.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-6689581807568077617</guid><pubDate>Tue, 21 Dec 2010 05:30:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-12-20T21:31:19.575-08:00</atom:updated><title>Kemkominfo Ucapkan Terima Kasih Pada RAPI</title><description>Kementerian Kominfo menyampaikan ucapan terima kasih kepada RAPI yang telah secara rutin, intensif dan dengan segala fasilitas yang ada dapat membantu kelancaran komunikasi bagi penanganan bencana alam akibat letusan dan luncuran awan panas dari Gunung Merapi pada tanggal 26 Oktober 2010. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S. Dewa Broto, berdasarkan peninjauan langsung tim dari Kementerian Kominfo pada tanggal 28 Oktober 2010 sore jam 17.00 WIB di stasion RAPI yang berlokasi di desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten yang sesungguhnya termasuk daerah sangat berbahaya, RAPI memberikan kontribusinya dalam memperlancar komunikasi antar penduduk dan memantau aktivitas Gunung Merapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Para petugas RAPI tersebut telah cukup banyak memberikan kontribusinya dalam memperlancar komunikasi antar penduduk dan memantau dinamika aktivitas vulkanik Gunung Merapi,” katanya, Senin(1/11) di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Gatot, Tim Kementerian Kominfo merasa perlu untuk mengecek langsung sistem komunikasi yang ada di lokasi yang paling terisolir, karena praktis kehidupan di Balerante sangat sunyi mengingat sebagian besar penduduk telah mengosongkan rumahnya dan udara sudah cukup berkabut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah berfungi normal atau kurang dan demikian pula dengan layanan seluler yang tersedia. Bahkan secara langsung Tim Kominfo sempat berdialog dan menerima telefon langsung dari seorang wartawati Koran Tempo di Jakarta ketika Tim Kominfo tepat berada di dekat makam Mbah Marijan sekitar 7 km dari puncak Gunung Merapi di Dusun Srunen, Desa Glagahharjo, Cangkringan, Sleman. Tidak jauh dari desa Kinarejo tempat tinggal Mbah Marijan sekitar 4 km daripuncak Gunung Merapi) dengan kondisi kualitas suara yang sangat jelas dan tidak terjadi dropped cal,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjutnya dikatakan, pengecekan ke lapangan langsung tersebut merupakan kelanjutan rangkaian dari kegiatan evaluasi terhadap kualitas layanan telekomunikasi yang dilakukan Kementerian Kominfo seusai mengadakan rapat pada tanggal 28 Oktober 2010 siang dimana hampir seluruh penyelenggra telekomunikasi (PT Telkom, PT Telkomsel, PT Indosat, PT Indosat Multi Media, PT XL Axiata, PT Bakrie Telecom, PT Mobile-8 Telecom dan PT Smart Telecom) serta RAPI telah hadir di Kantor STO PT Telkom di Pakem, Sleman Yogyakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, rapat tersebut bertujuan untuk mengetahui kontinuitas kepedulian para penyelenggara dan komunitas telekomunikasi dalam membantu penanganan komunikasi akibat bencana meletusnya Gunung Merapi. Sebagaimana diketahui, sehari sebelum meletusnya Gunung Merapi (26 Oktober 2010) sudah ada penyelenggara telekomunikasi yang mendirikan posko fasilitas telekomunikasinya di Sleman dan Magelang, yaitu PT XL Axiata, PT Telkom, PT Indosat dan PT Telkomsel. Dan setelah itu langsung begabung pula beberapa penyelenggara lainnya. (YR)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-6689581807568077617?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/12/kemkominfo-ucapkan-terima-kasih-pada.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-4307788274170626209</guid><pubDate>Fri, 08 Oct 2010 03:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-10-07T21:49:19.176-07:00</atom:updated><title>Prasasti Dinoyo 2/Prasasti Dang Hwan Hiwil</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/TK6iiQnYIOI/AAAAAAAAAMo/zbwWfutUx20/s1600/PICT0187.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/TK6iiQnYIOI/AAAAAAAAAMo/zbwWfutUx20/s200/PICT0187.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5525532502289555682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CMETH_A%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Futura Lt BT"; 	panose-1:2 11 4 2 2 2 4 2 3 3; 	mso-font-alt:"Century Gothic"; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:135 0 0 0 27 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 63.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;BAHAN&lt;span style=""&gt;                     &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;BATU ANDESIT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;HURUF &amp;amp; BAHASA&lt;span style=""&gt;      &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;KAWI / JAWA KUNA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;THN TEMUAN&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;1984&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;LOKASI TEMUAN&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;:&lt;span style=""&gt;    &lt;/span&gt;JL. MT. HARYONO LOWOKWARU &lt;st1:city st="on"&gt;KOTA&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;MALANG&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pada jaman penjajahan Belanda di Kelurahan Dinoyo pernah ditemukan sebuah prasasti tentang Kerajaan Kanjuruhan bertarikh 760 Masehi yang berisi tentang kejayaan Kerajaan Kanjuruhan saat dipimpin oleh rajanya Prabu Liswa yang bergelar GAJAYANA dan cerita tentang penggantian patung / arca agistya yang sebelumnya dibuat oleh nenek moyangnya dari kayu dengan batu. Prasasti ini sangat tua karena menurut para ahli sejarah prasasti ini merupakan prasasti dari kerajaan tertua yang ditemukan di Jawa Timur jauh sebelum Singosari dan Majapahit.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Prasasti ini juga sangat unik, karena penggunaan bahasa dan huruf dalam prasasti, yaitu bahasa dan huruf Kawi atau Jawa Kuna bukan huruf dan bahasa Sansekerta yang biasa ditemukan pada sebagian besar prasasti yang ditemukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Karena ditemukan di daerah Kelurahan Dinoyo maka disebut dengan Prasasti Dinoyo, saat ini Prasasti Dinoyo disimpan di Museum Nasional di Jakarta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Prasasti yang juga ditemukan di Kelurahan Dinoyo Kota Malang saat ini tersimpan di Museum Mpu Purwo Kota Malang dengan nomor : 117/ML&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;G&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;/200&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IN"&gt;2&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;. Prasasti ini ditemukan dengan tanpa sengaja pada saat penggalian pipa PDAM disekitar Kelurahan Dinoyo Kota Malang tepatnya tidak jauh dari (timur) pertigaan Jl. MT. Haryono – Jl. Gajayana pada tahun 1984 silam.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Oleh karena prasasti ini ditemukan jauh setelah Prasasti Dinoyo, maka prasasti ini juga disebut Prasasti Dinoyo 2 atau ada yang menyebut Prasastu Dang Hwan Hiwil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Saat ditemukan, prasasti ini hampir hancur total (lihat gambar diatas), prasasti ini dianggap batu besar yang mengganggu saat penggalian tanah guna proyek pipanisasi PDAM tahun 1984, karena dianggap mengganggu maka batu besar tersebut dicongkel menggunakan linggis dan kemungkinan di pukul dengan palu besat, saat di hancurkan terlihat adanya tulisan pada batu tersebut, maka penggalian dihentikan dan dilaporkan kepada dinas purbakala saat itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Prasasti Dinoyo 2 juga berbahasa dan berhuruf Kawi atau Jawa Kuna. Adapun prasasti ini berisi tentang :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;“Tahun 773 Caka bulan Magha hari Kamis Legi, Was, tanggal 8 Paro Terang (tanggal 15 Januari 851Masehi) Dang Hwan Sang Hiwil di Hujung membebaskan dan menetapkan sebidang sawah untuk diwariskan / dihbahkan kepada Dang Hyang Guru Candik guna kelangsungan pertapaannya. Namun kemudian hari sawah itu oleh kepala desa dijual kepada kepala desa Kandal (sekarang Kendalsari). Tahun 820 Caka, bulan Crawana hari Minggu Legi, Mawulu, tanggal 8 Paro Gelap (tanggal 2 Juli 898 Masehi) Dang Hwan A… (tidak terbaca/hilang) di Hujung menetapkan kembali Sima sawah tersebut dan memberikan untuk dipakai lagi bagi kelangsungan pertapaan.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Dengan demikian beberapa puluh tahun kemudian Dang Hwan A…. dari Hujung (sudah orang lain dari Dang Hwan Hiwil) telah membeli kembali dari kepala desa Kandal dan menetapkan kembali status sawah tersebut sebagai sawah perdikan untuk dipergunakan sebagai pertapaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Demikian kurang lebihya isi dari Prasasti Dinoyo 2, karena nama sawah dan lokasi tidak disebutkan maka prasasti ini juga disebut “Prasasti Dang Hwan Hiwil”. Siapa Dang Hwan Hiwil, ini juga belum terang siapa beliau dan berperan sebagai apa, yang disebutkan hanya dari Hujung, dimana Hujung kita sama – sama belum mengetahuinya karena tidak adanya referensi maupun fakta sejarah yang disebutkan nama – nama orang dan tempat didalam prasasti tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dilihat dari tahun pembuatannya, diperkirakan tahun 898 Masehi, berarti pembuatan prasasti tersebut setelah lebih dari 100 tahun dari Prasasti Dinoyo (760 Masehi) dibuat, saat kekuasaan Kerajaan apa dan siapa rajanya sayangnya tidak disebutkan dalam Prasasti Dinoyo 2 tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dapat disimpulkan dalam prasasti ini bahwa kejahatan sudah ada sejak jaman dahulu, buktinya pada abad ke 8 dan 9 Masehi kejahatan sudah ada dan pernah dilakukan, celakanya yang berbuat kejahatan adalah aparat negara atau paling tidak adalah orang yang terpandang masa itu (Kepala desa). Kejahatannya pun kalau kita lihat dengan kacamata hukum saat ini, bahwa Kepala Desa tersebut melanggar pasal 372 KUHP tentang penggelapan yang mana ancaman hukumannya adalah 4 tahun. Tidak disebutkan dalam prasasti tersebut tindakan hukum bagi si Kepala Desa. Beruntungnya lagi Kepala Desa tersebut tidak hidup dalam masa KUHP dibuat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Didaerah Kota Malang khususnya Kelurahan Dinoyo, Kelurahan Merjosari, Kelurahan Tlogomas dan sekitarnya masih banyak peninggalan – peninggalan sejarah yang masih belum ditemukan dan masih berserakan di daerah tersebut, adanya benda – benda sejarah yang sudah ditemukan dan banyak yang tergeletak begitu saja di beberapa tempat, contohnya di Kampus universitas Gajayana Malang terdapat batu besar bersejarah peninggalan Kerajaan Kanjuruhan hanya teronggok begitu saja dan celakanya lagi digunakan para mahasiswa untuk nongkrong bahkan untuk meja makan, maklum para mahasiswa tersebut tidak mengetahui bahwa batu tersebut adalah batu bersejarah karena tidak ada tanda atau tulisan yang menyatakan bahwa batu tersebut adalah batu bersejarah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dimana tepatnya lokasi, menghadap kemana, seberapa besar istana dari Kerajaan Kanjuruhan juga belum ada referensi atau para ahli sejarah yang merekontruksi adanya kerajaan tersebut. Atau sudah ada para ahli sejarah yang meneliti tentang Kerajaan Kanjuruhan tetapi tidak ada kesempatan yang diberikan serta kepedulian dari instansi terkait untuk merespon penelitian tersebut dengan alasan klasik karena keterbatasan anggaran.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Bapak Suwardono salah satu ahli sejarah dari Kota Malang dan para ahli sejarah lainnya patut kita acungi jempol karena beliau – beliau masih peduli pada sejarah Kota Malang dan dari beliau inilah Prasasti Dinoyo 2 tersebut di terjemahkan dan juga beberapa prasasti lainnya seperti Prasasti Bunul dan sebagainya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 6pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Semoga akan lebih banyak orang yang peduli dengan sejarah. Karena kita tidak mungkin melupakan sejarah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-4307788274170626209?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/10/prasasti-dinoyo-2prasasti-dang-hwan.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/TK6iiQnYIOI/AAAAAAAAAMo/zbwWfutUx20/s72-c/PICT0187.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-8345773483177696518</guid><pubDate>Tue, 28 Sep 2010 00:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-27T17:14:23.550-07:00</atom:updated><title>Puluhan Alat Telekomunikasi Ilegal Dimusnahkan Balmon Surabaya</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/TKEzQbPwkHI/AAAAAAAAAMY/bOZifxPE28Q/s1600/kk82796_clip1.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/TKEzQbPwkHI/AAAAAAAAAMY/bOZifxPE28Q/s200/kk82796_clip1.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521750975417716850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 30 unit alat dan perangkat telekomunikasi ilegal hasil penertiban frekwensi radio oleh Balai Monitoring Spektrum Frekwensi Radio dan Orbit Satelit Kelas II Surabaya dimusnahkan, Senin (27/09). Bersamaan dengan pemusnahan tersebut, ditunjukkan juga 35 unit alat dan perangkat telekomunikasi untuk dijadikan display edukasi hasil penegakan hukum tindak pidana telekomunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun alat dan perangkat yang dimusnahkan dengan dipalu antara lain : 10 unit alat komunikasi perorangan, 2 unit perangkat radio broadcast AM rakitan sendiri, 18 unit perangkat radio broadcast FM rakitan sendiri. Sedangkan alat dan perangkat telekomunikasi yang dirampas karena melanggar UU Telekomunikasi, yaitu 9 unit alat konsesi radio, 16 unit komunikasi perorangan, 1 unit radio broadcast AM rakitan sendiri, 3 unit radio broadcast FM buatan sendiri, dan 6 unit wireless telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut IWAN PURNAMA Kasie Pemtib Balmon Surabaya, penindakan ini dimaksud sebagai edukasi dan efek jera bagi pengguna alat dan perangkat telekomunikasi yang melanggar UU RI no 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Mereka yang terjaring adalah yang tidak memiliki Ijin Stasiun Radio (ISR) dan mereka yang sudah diberi kesempatan melengkapi ijin resmi dalam batas waktu tertentu namun tidak segera mengurusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penertiban ini, jelas IWAN, mengacu pada pasal 45 ayat 1 UU RI no 36 tahun 1999, dimana penyitaan dan atau pemusnahan barang bukti penertiban bisa dilakukan sebagai edukasi sekaligus juga mencegah kemungkinan bahaya yang timbul, seperti gangguan frekwensi dan radiasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun alat dan perangkat yang dirampas menurut UU adalah buatan pabrikan, sedangkan yang dimusnahkan adalah alat dan perangkat rakitan sendiri.(edy)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teks Foto :&lt;br /&gt;- FAJAR ARIYANTO Ketua Komisi Penyiaran Daerah (KPID) Jatim dan IWAN PURNAMA Kasie Pemtib Balmon Surabaya menunjukkan barang bukti alat dan perangkat telekomunikasi yang disita dan akan dimusnahkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-8345773483177696518?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/09/puluhan-alat-telekomunikasi-ilegal_27.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/TKEzQbPwkHI/AAAAAAAAAMY/bOZifxPE28Q/s72-c/kk82796_clip1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-6589911096969238398</guid><pubDate>Tue, 28 Sep 2010 00:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-27T17:08:11.202-07:00</atom:updated><title>Setahun Terakhir, Balmon Surabaya Mejahijaukan 4 Stasiun Radio</title><description>&lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/TKExv8Bt0YI/AAAAAAAAAMQ/Oj9h7SVsRn0/s1600/barang-bukti-balmon-D.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/TKExv8Bt0YI/AAAAAAAAAMQ/Oj9h7SVsRn0/s200/barang-bukti-balmon-D.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5521749317769875842" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Surabaya - Selain menyita dan memusnahakan barang bukti alat dan perangkat telekomunikasi, Balai Monitoring (Balmon) Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Kelas II Surabaya, dalam setahun terakhir sudah memejahijaukan 4 stasiun radio ilegal. Bahkan, 1 diantaranya sudah dijatuhi vonis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam satu tahun terakhir ada 4 yang ke pengadilan dan 1 sudah divonis 4 bulan," kata Kepala Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Kelas II Surabaya, Purwoko, kepada wartawan, Senin (27/9/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Purwoko berharap, apa yang dilakukan pihaknya merupakan sebuah warning bagi&lt;br /&gt;semua pihak penyelenggara agar mengurus izin sesuai dengan kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita selama ini terus melakukan edukasi dan memberikan kesempatan untuk mengurus izin, karena spektur frekuensi merupakan sumber daya yang terbatas yang bertujuan agar tidak saling mengganggu," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Purwoko juga mengungkapkan jika di daerah yang sering terjadi pelanggaran yang dapat mengganggu dunia penerbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di daerah yang paling banyak pelanggaran, seperti di pondok pesantren tujuannya mereka hanya untuk komunitas tapi mereka menggunakan tower tinggi sehingga jangkauannya luas sehingga mengganggu komunikasi pilot dengan ATC bandara," pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-6589911096969238398?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/09/setahun-terakhir-balmon-surabaya.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/TKExv8Bt0YI/AAAAAAAAAMQ/Oj9h7SVsRn0/s72-c/barang-bukti-balmon-D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-6823467560414988867</guid><pubDate>Tue, 28 Sep 2010 00:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-09-27T17:05:54.394-07:00</atom:updated><title>Interferensi frekwensi Surabaya Dengan Madiun dan Kediri Paling Rentan</title><description>Tabrakan (intereferensi) antar frekwensi radio di Jawa Timur paling rentan terjadi pada kanal televisi di Surabaya dengan Madiun dan Kediri. Interferensi ini rentan terjadi karena secara topografis ada celah yang membuat pancaran spektrum frekwensi bisa saling bersinggungan di 3 daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PURWOKO Kepala Balai Monitoring Spektrum Frekwensi Radio dan Orbit Satelit (Balmon) Kelas II Surabaya pada suarasurabaya.net mengatakan interferensi itu secara umum pembagian 7 wilayah spektrum frekwensi televisi tidak terpantau adanya interferensi yang signifikan kecuali disebabkan masalah alam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan interferensi frekwensi kanal radio di Jawa Timur, dikatakan PURWOKO relatif tidak terlalu signifikan karena pengaturannya berbasis kabupaten/kota. ”Pengaturan untuk frekwensi kanal radio lebih mudah, karena juga melibatkan asosiasi seperti Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI),” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balmon, ujar PURWOKO, selama ini mengutamakan penindakan terhadap lembaga penyiaran ilegal yang terbukti mengganggu pemilik Ijin Siaran Radio (ISR). Sejumlah kasus pelanggaran sudah diproses secara hukum dan diantaranya sudah ada pemilik lembaga penyiaran yang divonis 4 bulan penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saat ini ada lebih dari 10 kasus yang diproses. Empat kasus sedang menunggu status sempurna (P-21) di Kejaksaan Tinggi Jatim, masing-masing 1 dari Surabaya dan Mojokerto, serta 2 dari Sidoarjo,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk terus menekan tingkat interferensi frekwensi, Balmon, kata PURWOKO, akan terus melakukan edukasi, sosialisasi, dan penindakan. Penyitaan alat dan perangkat telekomunikasi serta proses hukum jadi cara terakhir untuk menegakkan UU RI nomor 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-6823467560414988867?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/09/interferensi-frekwensi-surabaya-dengan.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-6571989229741576752</guid><pubDate>Sat, 24 Jul 2010 04:22:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-23T21:32:55.654-07:00</atom:updated><title>MUSLOK II LOKAL SUKUN</title><description>Radio Antar Penduduk Indonesia Wilayah 31 Kota Malang Lokal 03 Sukun telah mengadakan Musyawarah Lokal II yang dilaksanakan hari Minggu tanggal 18 Juli 2010 bertempat di Jl. Kemantren III Kota Malang.&lt;br /&gt;Hadir dalam Muslok tersebut Pengurus Wilayah 31 Kota Malang yaitu :Wakil Ketua I (JZ13HHR), Wakil Ketua II (JZ13KLJ), Sekretaris I (JZ13LXH) dan Humas (JZ13MMQ) serta pengurus dan anggota RAPI Lokal Sukun Kota Malang.&lt;br /&gt;Dalam Musok tersebut terpilih Ketua Lokal yang Baru yaitu Bpk ENDRO (JZ13MWU) dan pada saat itu juga dikukuhkan oleh Wakil Ketua I (JZ13HHR) dikarenakan Ketua Wilayah 31 Kota Malang berhalangan hadir.&lt;br /&gt;Dalam Muslok tersebut juga telah terpilih juga pengurus RAPI Lokal 03 SUKUN yang baru (daftar pengurus menyusul)&lt;br /&gt;Sukses selalu RAPI Lokal 03 SUKUN dan semoga membawa perubahan yang baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-6571989229741576752?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/07/muslok-ii-lokal-sukun.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-7455206120403567308</guid><pubDate>Sat, 24 Jul 2010 03:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-23T20:23:55.277-07:00</atom:updated><title>SIAPA YANG JADI KETUA UMUM RAPI?</title><description>pada munas VI Radio Antar Penduduk Indonesia yang diadakan di Kalimantan Timur kali ini akan dipilih Ketua Umum dan membicarakan segala sesuatu untuk kemajuan organisasi yang kita cintai.&lt;br /&gt;semoga dalam munas kali ini akan dipilih ketua umum dan pengurusnya yang akan mebawa RAPI kita menjadi lebih baik dari yang sudah baik saat ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-7455206120403567308?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/07/siapa-yang-jadi-ketua-umum-rapi.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-7728506747534747529</guid><pubDate>Sat, 24 Jul 2010 03:16:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-07-23T20:19:04.889-07:00</atom:updated><title>MUNAS VI</title><description>&lt;p style="margin: 0cm 0cm 10pt; font-family: arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: black; font-size: 10pt;"&gt;Salam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: black; font-size: 10pt;"&gt; &lt;span class="apple-style-span"&gt;RAPI 51 55&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: arial; color: black; font-size: 10pt;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Sesuai&lt;/span&gt; &lt;span class="apple-style-span"&gt;ketentuan konstitusi RAPI, musyawarah nasional diselenggarakan dengan jadwal lima tahun sekali, dan Munas&lt;/span&gt; yang &lt;span class="apple-style-span"&gt;ke-6 ini akan dilaksanakan pada tanggal 23-25 juli 2010, yang bertempat di kalimantan&lt;/span&gt; &lt;span class="apple-style-span"&gt;timur. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;" class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: black; font-size: 10pt;"&gt;Surat pemberitahuan awal (surat nomor 40.01.00.0410) telah disebarkan, semoga telah diterima&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: arial; color: black; font-size: 10pt;"&gt; &lt;span class="apple-style-span"&gt;oleh setiap pengurus daerah rapi di seluruh Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p style="font-family: arial;"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: black; font-size: 10pt;"&gt;Berdasarkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: black; font-size: 10pt;"&gt; &lt;span class="apple-style-span"&gt;SK no. 45.09.00.0510, susunan panitia utama munas ke-6 adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul style="font-family: arial;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: black; font-size: 10pt;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: black; font-size: 10pt;"&gt;JZ09JOS, Ir. J.R. Soelasto, dipercaya sebagai kordinator nasional, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: black; font-size: 10pt;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: black; font-size: 10pt;"&gt;JZ09ECI,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: black; font-size: 10pt;"&gt; &lt;span class="apple-style-span"&gt;Ir.H.Kemas Benyamin Agoes. MT, selaku ketua panitia pengarah,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: black; font-size: 10pt;"&gt;&lt;span&gt;·&lt;span style="font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; color: black; font-size: 10pt;"&gt;JZ18AJ, H.Andi Jamil Mude, selaku ketua panitia daerah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;acara munas tersebut di buka oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-7728506747534747529?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/07/munas-vi.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-3001111815129900564</guid><pubDate>Tue, 18 May 2010 04:57:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-05-18T00:01:20.964-07:00</atom:updated><title>PENGURUSAN 10.28 (CALLSIGN)</title><description>BIAYA PENGURUSAN CALLSIGN (10.28)&lt;br /&gt;RAPI WILAYAH 31 KOTA MALANG&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;               &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;BARU&lt;/span&gt;          &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;PERPANJANGAN&lt;/span&gt;      PERBBARUAN&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. BHP IKRAP     &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Rp. 137.500,-&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Rp. 137.500,-&lt;/span&gt;     Rp. 137.500,-&lt;br /&gt;2. RAPI Pusat    &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Rp. 37.500,-&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Rp. 36.000,-&lt;/span&gt;      Rp. 26.000,-&lt;br /&gt;3. RAPI Daerah   &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Rp. 60.000,-  &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Rp. 60.000,-&lt;/span&gt;      Rp. 60.000,-&lt;br /&gt;4. RAPI Wilayah  Rp. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;50.000,-&lt;/span&gt;  &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Rp. 50.000,-&lt;/span&gt;      Rp. 50.000,-&lt;br /&gt;5. RAPI Lokal    -             -&lt;br /&gt;6. Map/Jasa POS  Rp. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;10.000,-&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Rp. 10.000,-&lt;/span&gt;      Rp. 10.000,-&lt;br /&gt;7. Papan Nama    &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Rp. 35.000,-&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;8. Kalibrasi &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;    Rp. 15.000,-&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; Rp. 15.000,-      &lt;/span&gt;Rp. 15.000,-&lt;br /&gt;9. Atribut/Topi  &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Rp. 37.500,-  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;TOTAL           &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Rp. 382.500,- &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Rp. 308.500,-&lt;/span&gt;     Rp. 298.500,-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERSYARATAN :&lt;br /&gt;1. Mengisi formulir&lt;br /&gt;2. SKCK (Foto copy Karpeg dan keterangan atasan bagi PNS) untuk pengurusan IKRAP&lt;br /&gt;3. Fotocopy IKRAP, IPPKRAP dan KTA bagi anggota lama&lt;br /&gt;4. Surat pengantar dari RAPI Lokal&lt;br /&gt;5. Pas foto ukuran 2 x 3 sebanyak 8 lembar&lt;br /&gt;6. Materai Rp. 6.000,- sebanyak 2 lembar&lt;br /&gt;7. Semua berkas dibuat rangkap empat (4)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-3001111815129900564?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/05/pengurusan-1028-callsign.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-814614131830155992</guid><pubDate>Fri, 12 Feb 2010 09:03:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-02-12T01:04:42.279-08:00</atom:updated><title>COR SYSTEM</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/S3UZj8KAkrI/AAAAAAAAALk/gQtsKlq_ljQ/s1600-h/COR.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 117px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/S3UZj8KAkrI/AAAAAAAAALk/gQtsKlq_ljQ/s200/COR.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5437280230353965746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-814614131830155992?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/02/cor-system.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/S3UZj8KAkrI/AAAAAAAAALk/gQtsKlq_ljQ/s72-c/COR.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-1547934474140348463</guid><pubDate>Thu, 21 Jan 2010 07:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-21T00:14:25.391-08:00</atom:updated><title>CARA KERJA REPEATER</title><description>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/S1gM1zjW5AI/AAAAAAAAALc/zgFUtgR_q9g/s1600-h/graphic1edit.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 131px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/S1gM1zjW5AI/AAAAAAAAALc/zgFUtgR_q9g/s200/graphic1edit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5429103469306242050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mengenal alat komunikasi: REPEATER&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Repeater : artinya adalah pengulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fungsinya : Mengulangi kembali pancaran, dengan maksud memperkuat kembali pancaran yang diterima sehingga lebih kuat dan dapat mencapai jarak yang lebih jauh (memperluas jangkauan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian2 dari repeater  adalah : &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Receiver&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : penerima   biasa disebut RX&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Transmitter &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;: pemancar  disebut juga  TX.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;COR &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;: Carrier Operated Relay (Bagian ini yang mengatur transmitter  untuk segera memancar bersamaan saat bagian RX menerima informasi,dan memutuskan kembali pancaran saat sinyal informasi selesai/terputus)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Duplexer&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : adalah alat yang dapat menyatukan bag RX dan TX yang sekaligus menjadi filter dan penyekat antara RX dan TX sehingga frekwensi RX dan TX dapat bekerja bersamaan tanpa saling ganggu sehingga memungkinkan kita untuk menggunakan satu bh antenna saja untuk menerima sekaligus memancarkannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Power supply&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : adalah Catu daya tegangan searah yang menyupply arus listrik  keseluruh peralatan tsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Coaxial &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : atau Saluran transmisi biasa disebut Coaxial /Heliax sbg pembawa daya ke antenna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Antenna&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; : Berfungsi menerima pancaran dan memancarkan, serta merubah daya RF menjadi gelombang elektro magnet dan memancarkannya kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila bagian bagian  yang telah dibahas tsb diatas, digabungkan maka jadilah dia sebuah Repeater.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sedikit Cara kerja :  Repeater&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat PTT HT Ditekan ( ia akan memancar pada Freq A ) Bag RX repeater (frequency :A) menerima informasi dari radio HT tsb, maka bag rx aktif, dan COR akan langsung menggerakkan bag transmit (TX ) yang secara bersamaan informasi yang  diterima tsb dipancarkan kembali oleh bagian TX ( B). dan pancaran tsb dapat diterima oleh HT lain dilapangan pada Frekwensi receive HT ( B )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula saat HT lain mengudara untuk menjawab atau memanggil prosedur tsb kembali berulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Repeater pada umumnya diletakkan disuatu tempat ketinggian ,antennanyapun ditinggikan lagi yang biasanya diletakkan diatas tower sehingga jangkauan pancaran akan lebih jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin tinggi letak repeater, maka akan lebih jauh pula daya jelajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringnya repeater diletakkan disuatu lokasi yang  tinggi misalnya di puncak Gunung, atau Bukit , Antennanya pun  di instalasikan ditower yang cukup tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memperkirakan jarak jangkau repeater, secara sangat sederhana adalah dengan melihat area dari lokasi tsb dengan mata kita, bila yang terlihat sangat luas, maka hampir dapat dipastikan, sejauh mata kita memandang, sampai sanalah  area yang dapat dicover oleh repeater itu, ( Line Of Sight ) Mengingat keterbatasan daya pandang, dapat saja coveragenya lebih jauh dari pandangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peformance sebuah repeater dipengaruhi pula oleh ,daya pancar repeater, sensitivitas, serta sel;ektivitas dari repeater itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan  kekuatan pancaran, selain meletakkan repeater pada tempat yang tinggi, maka  digunakan pula Antenna dengan penguatan ( gain ) yang besar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-1547934474140348463?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/01/cara-kerja-repeater.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/S1gM1zjW5AI/AAAAAAAAALc/zgFUtgR_q9g/s72-c/graphic1edit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-2966910535130888962</guid><pubDate>Mon, 18 Jan 2010 10:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-18T02:16:17.296-08:00</atom:updated><title>Operating Prosedur</title><description>Kewajiban utama seorang anggota RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) adalah mengoperasikan stasiun radionya dengan kaidah-kaidah yang berlaku, hal ini dikenal sebagai standart operating prosedur dalam komunikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ketentuan mendasar tentang operating prosedur tersebut antara lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Memiliki pengetahuan tentang kode etik komunikai (Dinas, RAPI, ORARI)&lt;br /&gt;   2. Memiliki pengetahuan tentang peraturan/regulasi (Internasional, nasional atau organisasi)&lt;br /&gt;   3. Memiliki pengetahuan tentang alphabetic Phonetic atau Morse/CW (Continues Wave).&lt;br /&gt;   4. Mengerti Kode-kode Komunikasi Umum maupun Kode Internasional ( 10 Code, Q-code, R-code, 8 kode dsb)&lt;br /&gt;   5. Memahami Area Callsign Nasional atau Internasional&lt;br /&gt;   6. Memahami Bandplan / Alokasi Frekwensi secara Nasional atau Internasional&lt;br /&gt;   7. Memahami frekwensi radio untuk panggilan darurat dan menguasai tata cara panggilannya.&lt;br /&gt;   8. Menguasai Reporting dan Dokumentasi (penyelenggaraan komunikasi, distribusi berita, pelaporan dan pengarsipan)&lt;br /&gt;   9. Memahami prioritas dalam komunikasi yang perlu didahulukan.&lt;br /&gt;  10. Mampu membaca peta/koordinat/lokasi/menggunakan GPS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu seorang operator radio harus melakukan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Monitoring/pengamatan pada frekwensi sebelum melakukan transmisi.&lt;br /&gt;    * Mempersiapkan dan memeriksa persyaratan tehnis dan administrasi&lt;br /&gt;    * Menggunakan identitas dan bahasa resmi&lt;br /&gt;    * Mengkondisikan peralatan radio agar dapat di gunakan pada saat situasi darurat&lt;br /&gt;    * melakukan administrasi komunikasi (logsheet, jurnal dsb)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Undang-undang yang terkait dengan komunikasi radio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti kita ketahui bersama bahwa ketentuan-ketentuan tentang penggunaan frekwensi radio di atur secara internasional. Ketentuan-ketentuan tersebut di adakan berdasarkan kesepakatan bersama antar negara. Perwujudan peraturan-peraturan internasional tersebut di selenggarakan oleh The Internasional Telecommunication Union (ITU) berupa Radio Regulation.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Republik Indonesia menjabarkan radio regulation tersebut dalam undang-undang peraturan-peraturan dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi&lt;br /&gt;    * Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi.&lt;br /&gt;    * Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : Km.49 Tahun 2002 Tentang Pedoman Kegiatan Amatir Radio &lt;br /&gt;    * Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : Km.77 Tahun 2003 Tentang Pedoman Kegiatan komunikasi radio antar penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Callsign/1028 atau nama Panggilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan Radio Regulation ITU Article S19.4, maka setiap stasiun radio yang memancar harus mempunyai identifikasi. Di Indonesia callsign / nama panggilan untuk ijin komunikasi masyarakat umum adalah : Untuk Amatir Radio&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * YBØA - YH9Z &lt;br /&gt;    * YBØAA - YH9ZZ &lt;br /&gt;    * YBØAAA - YH9ZZZ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk Radio antar penduduk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * JZØ9A - JZ33Z &lt;br /&gt;    * JZØ9AA - JZ33ZZ &lt;br /&gt;    * JZØ9AAA - JZ33ZZZ&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-2966910535130888962?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/01/operating-prosedur.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-5057511712895788471</guid><pubDate>Thu, 14 Jan 2010 10:26:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-14T02:27:28.215-08:00</atom:updated><title>Search and Rescue</title><description>SAR, akronim dari Search and Rescue, adalah kegiatan dan usaha mencari, menolong, dan menyelamatkan jiwa manusia yang hilang atau dikhawatirkan hilang atau menghadapi bahaya dalam musibah-musibah seperti pelayaran, penerbangan, dan bencana. Istilah SAR telah digunakan secara internasional tak heran jika sudah sangat mendunia sehingga menjadi tidak asing bagi orang di belahan dunia manapun tidak terkecuali di Indonesia.&lt;br /&gt;Operasi SAR dilaksanakan tidak hanya pada daerah dengan medan berat seperti di laut, hutan, gurun pasir, tapi juga dilaksanakan di daerah perkotaan. Operasi SAR seharusnya dilakuan oleh personal yang memiliki ketrampilan dan teknik untuk tidak membahayakan tim penolongnya sendiri maupun korbannya. Operasi SAR dilaksanakan terhadap musibah penerbangan seperti pesawat jatuh, mendarat darurat dan lain-lain, sementara pada musibah pelayaran bila terjadi kapal tenggelam, terbakar, tabrakan, kandas dan lain-lain. Demikian juga terhadal adanya musibah lainnya seperti kebakaran, gedung runtuh, kecelakaan kereta api dan lain-lain.&lt;br /&gt;Terhadap musibah bencana alam, operasi SAR merupakan salah satu rangkaian dari siklus penanganan kedaruratan penanggulan bencana alam. Siklus tersebut terdiri dari pencegahan (mitigasi) , kesiagaan (preparedness), tanggap darurat (response) dan pemulihan (recovery), dimana operasi SAR merupakan bagian dari tindakan dalam tanggap darurat.&lt;br /&gt;Di bidang pelayaran dan penerbangan, segala aspek yang melingkupinya termasuk masalah keselamatan dan keadaan bahaya, telah diatur oleh badan internasional IMO dan ICAO melalui konvensi internasional. Sebagai pedoman pelaksanaan operasi SAR, diterbitkan IAMSAR Manual yang merupakan pedoman bagi negara anggotanya dalam pelaksaan operasi SAR untuk pelayaran dan penerbangan. Untuk menyeragamkan tindakan agar dicapai suatu hasil yang maksimal maka digunakan suatu Sistem SAR (SAR Sistem) yang perlu dipahami bagi semua pihak terlibat. Dalam pelaksanaan operasi SAR melibatkan banyak pihak baik dari militer, kepolisian, aparat pemerintah, organisasi masyrakat dan lain-lainnya. Demikian juga sesuai dengan ketentuan IMO dan ICAO setiap negara wajib melaksanakan operasi SAR. Instansi yang bertanggung jawab di bidang SAR berbeda-beda untuk setiap negara sesuai dengan ketentuan berlaku di masing-masing negara, di Indonesia tugas tersebut diemban oleh Badan SAR Nasional (BASARNAS).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-5057511712895788471?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/01/search-and-rescue.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-3684619858856145423</guid><pubDate>Sat, 02 Jan 2010 04:56:00 +0000</pubDate><atom:updated>2010-01-01T20:57:51.811-08:00</atom:updated><title>STASIUN ZULU RAPI WILAYAH</title><description>JZ 31 ZWA – P  = Pengurus RAPI Wilayah&lt;br /&gt;JZ 31 ZXA – Z = Pengurus RAPI Wilayah&lt;br /&gt;JZ 31 ZLA – Z  = Pengurus Lokal&lt;br /&gt;JZ 31 ZNA – Z = Pengurus Lokal&lt;br /&gt;JZ 31 ZWQ  = Walikota Malang / Camat&lt;br /&gt;JZ 31 ZWB  = Satkorlak PB Kota Malang&lt;br /&gt;JZ 31 ZGA – Z  = Pramuka Kota Malang&lt;br /&gt;JZ 31 ZWC  = BMG Kota Malang&lt;br /&gt;JZ 31 ZWH  = Dinas Perhubungan Kota Malang&lt;br /&gt;JZ 31 ZWI  = Dinas Kom Info Kota Malang&lt;br /&gt;JZ 31 ZWK  = Dinas Kesehatan Kota Malang&lt;br /&gt;JZ 31 ZWL  = Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang&lt;br /&gt;JZ 31 ZWM  = PMI Kota Malang&lt;br /&gt;JZ 31 ZWO  = Badan SAR Kota Malang&lt;br /&gt;JZ 31 ZWP  = Mapolwil / Mapolresta&lt;br /&gt;JZ 31 ZWS  = Dinas Sosial / Kesra Kota Malang&lt;br /&gt;JZ 31 ZWT  = Kodim / Koramil&lt;br /&gt;JZ 31 ZWU  = RSSA Kota Malag&lt;br /&gt;JZ 31 ZMW  = Stasiun Bergerak Rapi Wil. Kota Malang&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-3684619858856145423?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2010/01/stasiun-zulu-rapi-wilayah.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-7543596024413370611</guid><pubDate>Thu, 31 Dec 2009 07:39:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-30T23:40:19.546-08:00</atom:updated><title>Ramalan Mengerikan: 2010 Perang Dunia Ke 3 Meletus, Eropa Musnah</title><description>Boleh percaya boleh tidak tapi ramalan ini sunggung mengerikan. Seorang peramal asal Bulgaria, yang disetarakan dengan Nostradamus atau peramal terkenal Valdes, mengatakan, perang dunia ke 3 akan meletus pada November 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diawali dengan perang antara Negara tetangga yang berkembang menjadi besar dan melibatkan banyak Negara, serta terjadi perang nuklir dan senjata kimia. Peran ini akan berlangsung empat tahun, hingga 2014. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya sungguh mengerikan, perang ini menghancurkan hampir semua kehidupan di belahan bumi Utara, khususnya Eropa yang penduduknya nyaris musnah. Benua eropa diramalkan hanya didiami hanya sedikit orang karena banyak yang musnah karena perang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Dunia kali ini tidak seperti perang dunia I dan II, kali ini kecanggihan teknologi persenjataan, nuklir, kimia, dll, ikut berperan menghancurkan semua, bukan hanya pasukan yang terlibat perang tapi juga masyarakat yang tak berdosa. Setelah perang, hampir sebagian besar penduduk dunia akan mengalami penyakit kanker kulit dan penyakit kulit lainnya akibat senjata kimia dan nuklir.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-7543596024413370611?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2009/12/ramalan-mengerikan-2010-perang-dunia-ke.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-746786462969502698</guid><pubDate>Tue, 08 Dec 2009 10:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-08T03:05:59.212-08:00</atom:updated><title>Mengenal Jenis Frekwensi Radio Komunikasi dan Cara Kerjanya</title><description>Sebagian dari kita pasti sudah mengenal radio komunikasi yang lebih dikenal dengan nama Walkie Talkie, atau mungkin dengan nama Handy Talkie (HT). Tetapi apakah kita juga tahu bagaimana sebenarnya proses transmisi radio komunikasi tersebut dan frekwensi apa yang digunakan?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, jenis frekwensi yang digunakan oleh radio komunikasi adalah VHF (Very High Frequency) dan HF (High Frequency).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu VHF (Very High Frequency)?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VHF biasanya digunakan untuk radio komunikasi jarak dekat dan beroperasi pada frekwensi 100-300 Mhz. Hal ini disebabkan karena gelombang radio dipancarkan secara garis lurus (horizontal). Sehingga jika pada jarak antara 2 stasiun terdapat objek – objek seperti bangunan, pohon – pohon yang tinggi, ataupun pegunungan yang lebih tinggi dari pancaran gelombang radio, maka sudah pasti transmisi yang dikirimkan ataupun diterima akan terhambat. Gambarannya kira – kira seperti dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/Sx4yC6D5d_I/AAAAAAAAAIM/XyFfR0W93lY/s1600-h/ilustrasi1.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 100px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/Sx4yC6D5d_I/AAAAAAAAAIM/XyFfR0W93lY/s200/ilustrasi1.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412818827672647666" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ilustrasi tersebut kita bisa melihat ada 3 objek yang berpotensi menghambat transmisi yaitu objek bangunan, dimana gelombang yang dipancarkan berhenti dan hilang ketika mengenai objek penghalang, kemudian objek pohon, diamana gelombang masih dapat dipancarkan sampai stasiun tujuan tetapi dengan sangat lemah, sehingga bisa saja transmisi yang disampaikan tidak dapat diterima dengan jelas. Terakhir adalah objek pegunungan, dimana gelombang yang dipancarkan dipantulkan kembali, sehingga transmisi yang dikirim sama sekali tidak dapat mencapai stasiun tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa itu HF (High Frequency) ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HF (High Frequency) merupakan gelombang radio yang bekerja pada frekwensi 2 – 24 Mhz, dan biasanya digunakan untuk radio komunikasi jarak jauh karena sifat gelombangnya yang dapat memantul sehingga tidak memiliki efek hambatan pada objek. Dan ditambah lagi dengan kemampuan frekwensi ini untuk memantul pada lapisan ionosphere, sehingga jarak sejauh apapun dapat dijangkau oleh frekwensi ini, dengan catatan dalam keadaan cuaca yang cukup bagus. Gambarannya kira – kira seperti dibawah ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/Sx4yyPP22kI/AAAAAAAAAIU/3hF8fTx5338/s1600-h/ilustrasi2.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 100px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/Sx4yyPP22kI/AAAAAAAAAIU/3hF8fTx5338/s200/ilustrasi2.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412819640813804098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perhatikan bahwa gelombang pertama yang dikirimkan melewati lapisan ionosphere dan memantul kembali ke bumi menuju ke stasiun tujuan. Dan gelombang kedua yang terhambat oleh objek, memantul secara terus menerus sampai ke stasiun tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kedua jenis frekwensi diatas, kita dapat melihat perbedaan yang signifikan. Dan penggunaan frekwensi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dari perorangan ataupun institusi. Tetapi bagi kebanyakan institusi, mereka biasanya selalu menggunakan radio komunikasi yang bekerja pada kedua frekwensi tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-746786462969502698?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2009/12/mengenal-jenis-frekwensi-radio.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Ob6u0MqyIio/Sx4yC6D5d_I/AAAAAAAAAIM/XyFfR0W93lY/s72-c/ilustrasi1.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></item><item><guid isPermaLink='false'>tag:blogger.com,1999:blog-8383713648180477224.post-5065036126705651052</guid><pubDate>Mon, 07 Dec 2009 04:35:00 +0000</pubDate><atom:updated>2009-12-06T20:43:11.413-08:00</atom:updated><title>JAMES BOND</title><description>James Bond 007 (lebih terkenal dengan sebutan James Bond, Agen 007 atau JB) merupakan karakter fiksi yang diciptakan tahun 1953 oleh penulis Inggris Ian Fleming, yang kemudian muncul dalam dua belas novel dan dua koleksi cerita pendek versi original. Karakter ini kemudian digunakan dalam waralaba media film terlaris dan tersukses di seluruh dunia sampai saat ini, dimulai tahun 1962 dalam Dr. No.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Fleming wafat di tahun 1964, penulisan novel James Bond dilanjutkan oleh Kingsley Amis (sebagai Robert Markham), John Pearson, John Gardner, Raymond Benson dan Sebastian Faulks. Selain itu, Christopher Wood menovelisasi dua film menjadi novel, Charlie Higson menulis cerita tentang Young James Bond, dan beberapa penulis lain mendapat kepercayaan untuk mengembangkan cerita James Bond non-resmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 22 film yang dirilis dan termasuk dalam seri produksi "resmi" EON Productions, yang terakhir dan terbaru sampai saat ini adalah Quantum of Solace yang dirilis tanggal 31 Oktober 2008 (untuk kawasan Inggris). Selain versi EON, pihak produser lain juga mencoba mengembangkan cerita James Bond dalam beberapa variasi, yaitu dalam sandiwara radio, komik, dan video game.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film-film produksi EON Productions disebut juga sebagai film resmi (official), setelah hak produksinya dibeli oleh produser Harry Saltzman pada akhir 1950-an&lt;br /&gt;Komandan Sir James Bond, (KCMG, RNVR) adalah seorang agen rahasia intelejen Inggris (Secret Intelligence Service, disingkat SIS, atau dikenal juga dengan nama MI6). Ia diciptakan pada Januari 1952 oleh jurnalis Inggris, Ian Fleming ketika ia sedang berlibur di Jamaika. Nama James Bond diambil dari seorang ahli burung asal AS, dan juga seorang pengamat burung dari Karibia.[9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEJARAH BOND&lt;br /&gt;Orang tua James Bond adalah Andrew Bond, seorang Skotlandia, dan Monique Delacroix yang berasal dari Canton de Vaud, Swiss. Asal dari keduanya disebutkan dalam On Her Majesty's Secret Service. Fleming menambahkan unsur Skotlandia pada James Bond setelah melihat karakter Sean Connery dalam Dr. No. Sementara karakter Swiss ditambahkan karena Ian Fleming masih memiliki darah Swiss. Sebuah rencana, tetapi gagal direalisasikan, sempat Fleming pikirkan yaitu menulis sebuah novel Bond yang menceritakan tentang asal-usul ibunda Bond. Dalam biografi fiksi tentang agen 007, John Pearson memberikan hari lahir Bond yaitu pada 11 November 1920 (Hari Gencatan Senjata). Bagian awal dari film For Your Eyes Only memberikan keterangan bahwa istri James Bond lahir pada 1943. Dan ini memberikan asumsi bahwa James Bond jauh lebih muda daripada yang Pearson terangkan. Ada beberapa referensi lain tentang usia James Bond. Dalam You Only Live Twice misalnya, Tanaka menerangkan kepada Bond bahwa ia lahir pada "Year of the Rat" (1924/25 atau mungkin 1912/13). Dalam novel On Her Majesty's Secret Service, slogan keluarga Bond adalah "Orbis non sufficit" ("The world is not enough" – Dunia saja tidaklah cukup).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8383713648180477224-5065036126705651052?l=www.rapi31kotamalang.co.cc' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</description><link>http://www.rapi31kotamalang.co.cc/2009/12/james-bond.html</link><author>noreply@blogger.com (RAPI Kota Malang)</author><thr:total>0</thr:total></item></channel></rss>
